Ibarat tuan

Kereta sore itu terlalu cepat berangkat
Menyeruak kerumunan laron yang siap menemani malam
Kepulan asap menembus pepohonan di samping rel
Roda berdesing kala kerikil kecil terasa asing
Terlalu dini untuk meninggalkan stasiun
Banyak yg tergopoh gopoh memasuki gerbong 
Lalu apa kabar yang baru saja mengikat tali sepatu dan menutup pintu
Sampai disitu banyak yang tertegun
Berdiri gusar menanyakan kabar keberangkatan selanjutnya
Namun sayang, itu kereta terakhir yang terlanjur kikir meninggalkan tanpa pikir
Kereta ibarat tuan yang tergesa mencari tujuan. 

Comments

Popular posts from this blog

berbahagia untuknya

paragraf terakhir

Cangkir dan Tuan yang tidak hadir